Press "Enter" to skip to content

Musuh Seharusnya Anda Cintai, Ini 5 Alasannya

Berbicara mengenai musuh, siapa yg Kalian ingin punya musuh? Setiap orang-orang biasanya ingin nasib tenang, tenang, menjalani hari dengan senyuman.

Baca juga : What Is IELTS, TOEFL Speaking Sample, TOEFL Reading Practice

Namun terkadang musuh ini ada di kurang lebih kita. Bukan dirinya yg mengajak kita untuk melawan senjata. Musuh mampu mengambil bentuk individu yg menawarkan bahwa kita tak suka di frontal (misalnya, mengejek, bergosip).

Memiliki musuh tak berarti dirinya rutin negatif, meskipun ia tak jarang menyebabkan ketidaknyamanan, bahkan membikin pikirannya sengsara. Jika kita mampu mengarahkan perspektif kita dalam menonton musuh, keberadaannya sebetulnya menguntungkan, Kalian tahu.

Mari kita lihat beberapa argumen mengapa Lifehack mempunyai musuh yg baik, serta mereka layak memperoleh cintaku.

1. Tingkatkan kepandaian kami dalam mengelola kemarahan

Sejujurnya, musuh merupakan orang-orang paling baik untuk menolong melatih manajemen kemarahan. Hal-hal kurang baik yg mereka kirimkan terhadap Anda, pertimbangkan stimulus yg memberi Kalian umpan untuk berlatih marah.

Manajemen kemarahan akan lebih baik apabila dipraktekkan, bukan hanya teori.

2. Peluang untuk persaingan yg sehat

Anda mungkin tak menyadari bahwa musuh merupakan musuh yg cocok untuk bersaing dengan tutorial yg sehat. Ini mampu memotivasi diri sendiri untuk mencapai tingkat yg lebih tinggi.

Memang, bekerja melawan musuh itu rumit, serta Kalian butuh memastikan bahwa Kalian tak membahayakan diri sendiri alias dengan cara moral dalam prosesnya.

3. Komentar negatif mereka mampu menolong Kalian sukses

Memang benar bahwa musuh Kalian tak sempat mempunyai tak sedikit faktor baik untuk dikatakan mengenai Anda. Namun, semacam yg mereka katakan dari kebencian egois, mungkin ada beberapa faktor yg benar.

Untuk itu, masih hening serta coba buat penilaian Kalian sendiri. Itu benar alias tidak, apa yg mereka katakan. Jadi musuh merupakan kritik yg menolong Kalian menjadi lebih baik.

4. Musuh juga mampu menjadi sekutu yg kuat

Mencintai musuh Kalian juga mampu berarti mencoba berinteraksi serta berdamai dengan mereka. Akhirnya, apabila Kalian mampu membangun beberapa kesamaan serta membenahi beberapa hal, Kalian akan sukses membikin teman-teman lain. Dan siapa yg tak butuh teman?

5. Berikan performa untuk menyadari hal-hal positif

Terkadang, fakta bahwa Kalian mempunyai musuh juga akan menolong Kalian untuk fokus pada tak sedikit faktor positif, serta hal-hal baik yg ada dalam hidup. Seringkali, kita melalaikan apa yg penting dalam hidup. Ini mungkin sebab Kalian sangat prihatin dengan musuh kita.

Daripada memperhatikan orang-orang di kurang lebih Kalian yg mencintai Kalian dengan tulus, Kalian berkonsentrasi pada kebencian musuh.

Yang penting adalah, ubah pikiran Kalian bahwa musuh tak boleh ditentang. Ambil segi manis: musuh merupakan orang-orang yg mengajar Kalian menjadi orang-orang yg lebih baik.